Arbutin, Kandungan dari Ekstrak Buah yang Bisa Bikin Wajah Jadi Cerah!

Arbutin adalah salah satu kandungan pencerah wajah yang nampaknya lagi cukup naik daun ya di Indonesia. Soalnya, sekarang saya sudah cukup sering menemukan kandungan arbutin di produk-produk lokal. Padahal dulu kayaknya jarang banget ya yang menggunakan Arbutin sebagai pencerah wajah dalam produk?

Sebenarnya Arbutin ini memang sudah cukup ‘hype’ kok di luar Indonesia. Yang pertama kali memperkenalkan arbutin dalam produknya adalah brand Shiseido melalui rangkaian skincare seri Whitess Essence.

Nah, kalau saya probadi sebenarnya baru tahu kandungan arbutin setelah menggunakan produk skincare dari brand asal Jepang (juga) yaitu Hada Labo. Setelah itu saya ketemu deh dengan berbagai jenis arbutin seperti Alpha Arbutin dan Beta Arbutin.

Tapi disini saya bukan mau memberikan rekomendasi produk skincare yang mengandung arbutih lho ya. Saya mau ajak kalian berkenalan dengan kandungan arbutin ini. Semenjak dia mulai banyak hadir di produk-produk skincare lokal kita, nampaknya kita harus pelajari lebih lanjut siapa sih dia ini?^^

Arbutin, Kandungan Pencerah dari Ekstrak Buah

Source : Alibaba.com
Arbutin adalah ekstrak dari buah bearberry. Fungsi arbutin sendiri untuk menekan pertumbuhan tyrosinase atau warna pigment cokelat yang dihasilkan sel melanosit. Jika sel ini terkena papran sinar UV, maka akan menjadi bintik hitam atau freckles.

Jadi disaat kulit terpapar sinar UV, disitulah arbutin bekerja untuk memblok terjadinya melanin dan penggelapan warna kulit. Makanya kandungan arbutin ini lebih banyak kita temukan di lotion atau essence dan krim yang digunakan untuk di pagi hari.

Kamu Harus Tau, Arbutin Punya Kakak yang Mungkin Kamu Takutin!

Source : Makingcosmetics.com
FYI, Arbutin ini sebenarnya adalah turunan dari hydroquinon. Iya, kandungan pencerah wajah yang disinyalir berbahaya dan bisa merusak kulit kita jika digunakan dalam jangka panjang.

Lalu, apakah kandungan arbutin aman digunakan dalam jangka panjang? Aman banget! Inilah alasan kenapa hydroquinon diciptakan turunannya berupa arbutin, supaya memberika efek mencerahkan yang setara tanpa mengambil resiko merusak kulit.

Cara kerja arbutin hanya mencegah pertumbuhan tyrosinase, jadi memang cara kerjanya tidak seagresif hydroquinon. Itulah kenapa penggunaan arbutin diperbolehkan tanpa pengawasan dokter sementara penggunaan hydroquinon harus berada di bawah pengawasan dokter.^^

Jadi memang fungsi utama arbutin adalah sebagai kandungan yang bisa mencerahkan dan meratakan kulit secara efektif, namun lebih aman dibandingkan saudaranya yaitu hydroquinon.

Source : Skinmiles.com
Arbutin yang ada di pasaran dibagi menjadi dua yaitu Alpha Arbutin dan Beta Arbutin. Apa bedanya? Alpha Arbutin memang terbukti bekerja lebih ampuh dalam masalah mencerahkan, meratakan warna kulit dan lebih stabil dibandingkan Beta Arbutin.

Nah, bagi kamu yang memiliki kulit kering, kamu tetap bisa menggunakan kandungan ini kok! Arbutin nggak akan membuat kulit kamu terasa kering seperti kandungan pencerah kulit lainnya. Ini juga bisa jadi alternatif buat kamu yang bosen dengan kandungan bengkoang, lemon dan kandungan pencerah lainnya yang sudah banyak beredar di pasaran.

Yang harus diingat, fungsi arbutin disini bukan sebagai bahan yang akan membuat kulit kamu jadi putih. Arbutin gak akan memberikan efek putih seperti krim-krim pemutih yang bersliweran di online shop. Keamanannya belum jelas, tapi hasilnya instan banget. Pilih yang jelas-jelas aja ya!

[clink url=”https://beautykosme.com/742/”]

Inget ya, fungsi arbutin adalah sebagai kandungan yang membuat kulit kita terlihat lebih cerah merata, memudarkan bintik hitam, acne scar atau hyper pigmentation pada kulit. Jadi buat bikin cerah merata ya, Girls. Bukan bikin putih.! 😀