Berikut Ini adalah Penyebab Jerawat Tidak Kunjung Sembuh!

Masalah jerawat memang seperti gak berujung kalo dibahas. Ada aja hal-hal yang selalu menarik unutk dibahas ketika lagi ngomongin jerawat.

Jerawat, meskipun nyebelin tapi sebenernya patut dicontoh. Dia nongol sendirian aja udah berhasil bikin kita takut. Padahal jerawatnya juga kecil aja gitu. Makanya, beberapa kali aku sebut jerawat adalah little badass.

Pesannya? Jadilah little badass seperti jerawat. Eh? Ini lagi ngomongin apa sih? Hahaha. Balik lagi lah ngomongin jerawat.

Jerawat, apa sih penyebabnya? Macem-macem. Mulai dari jenis kulit, makanan, gaya hidup, pola tidur, stress hingga kebiasaan kita yang kurang menjaga kebersihan.

Pertanyaannya! Kalo misalkan segala hal yang aku sebutin barusan dalam kondisi “baik” dan gak masalah, tapi jerawat tetep aja nangkring di wajah sampe jadi warga tetap di wajah. Kira-kira kenapa tuh?

Ini dia gengs, ada hal-hal yang terjadi begitu saja di luar kemampuan tangan kita sebagai manusia. Alias, ini udah takdir karena ini semua dari tuhan.

Apa sih kok lebay? Ehhhh! Aku serius! Aku pernah ke dokter karena mengalami jerawat jenis ini dan dokternya bilang “Ya sudah mba, memang sudah masanya untuk jerawatan. Kalo jerawatan yang begini sabar aja, nanti hilang sendiri.”

Ya gitu, jadi sama bu dokternya semacam disuruh pasrah dan berserah diri aja gitu karena mau pake obat jerawat dari pluto pun belum tentu bisa sembuh.

Nah, ini yang mau aku bahas! Jadi sebenrnya apa sih penyebab utama alias akar permasalahan dari jerawat? Apa sih penyebab jerawat yang hampir mustahil untuk dicegah dan diobati sampe dokter kulit pun bilang ini udah takdir dan berujung gak ngasih obat apa-apa selain obat totol jerawat?

Jawabannya adalah FLUKTUASI HORMON !

Fluktuasi hormon ya sebenernya sama aja dengan hormon yang gak seimbang, sedang bergejolak, dan sejenisnya. Karena penyebabnya dari dalam tubuh, seringkali ketika mengalami jerawat hormonal ini membuat putus asa. Karena pake obat apapun seperti tidak bekerja secara optimal.

Ditambah lagi, jerawat hormonal ini spesial. Dia bisa tinggal di wajah selama hormon belum stabil. Beda dengan jerawat yang disebabkan oleh kita yang males bersihin muka atau break out yang paling lama 1 bulan udah beres.

Source : journal.sociolla.com
Jerawat hormonal biasanya menyerang area sekitar rahang, dagu, dan pipi bagian samping. Di beberapa kasus bahkan sampai ke leher.

Nah, kalo kamu lagi jerawatan sekarang, coba perhatikan area persebaran jerawatnya. Kalo sebagian besar di area tadi, bisa jadi kamu sedang mengalami jerawat hormonal.

Source : blog.sittakarina.com

Siapa Saja Yang Bisa Mengalami Jerawat Hormonal?

Ketika mendengar jerawat yang penyebab utamanya adalah hormon, mungkin yang dibayangkan adalah masa-masa puber dimana hormon lagi gak stabil dan bergejolak. Biasa kannn darah muda? Cihuuuy~

Emang sih pubertas itu identik dengan kulit berminyak yang antara lain akibat peningkatan hormon testosteron yang kemudian memicu penyebab timbulnya jerawat.

Pada wanita, tingginya hormon progesteron dan testosterone menjelang menstruasi juga mengaktifkan kelenjar minyak dan menyebabkan sumbatan pada pori-pori kulit, ini dia yang bikin bakteri penyebab jerawat bahagia dan beranak-pinak lah di wajah kita.

Tapi jangan salah, jerawat hormonal tidak muncul hanya pada masa pubertas lho. Selama kita masih hidup, memiliki hormon, selama itulah kita masih berpeluang untuk menyediakan lapak untuk para little badass ini.

Pada wanita, jerawat dapat muncul akibat perubahan hormon menjelang menopause, menstruasi, sindrom ovarium polikistik, dan tingginya kadar hormon androgen.

Itulah kenapa, selain wanita di usia remaja, diperkirakan 50% wanita usia 20-29 dan 25% wanita berusia 40-49 tahun masih mengalami jerawat. Beberapa wanita bahkan dapat mengalami jerawat setelah menopause akibat penurunan kadar estrogen secara drastis dan peningkatan hormon androgen.

Bahkan bayi yang baru lahir juga dapat mengalami jerawat yang disebabkan oleh paparan hormon dari ibunya selama dalam kandungan. Selain itu, ketidakseimbangan hormon akibat kondisi kesehatan tertentu dapat juga menyebabkan munculnya jerawat.

Ada Gak Sih Cara Untuk Meminimalisir Jerawat Hormonal Ini?

Dunia belum berakhir gengs! Ada kok cara untuk mengatasi jerawat hormonal ini. Meskipun dokter menyarankan ya sudah diterima aja kalo jerawatan gini, tetep banyak jalan menuju roma~ hahaha

Selain melakukan diet dan berolahraga teratur, ada juga cara lain yaitu meminum obat-obat tertentu yang bisa menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

Salah satunya adalah Pil KB. Jangan langsung cuss beli pil KB loh ya! Penggunaan obat apapun harus dibawah pengawasan dokter. Jadi, kalo memang sudah menganggu banget maka segera konsul ke dokter ya. Jangan asal-asalan dalam menghadapi jerawat-jerawat nackal ini!~