Pentingnya Memerhatikan Konsumsi Vitamin B Untuk Kulit Berjerawat

Tahukah kamu bahwa vitamin B juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit? Selama ini mungkin kita lebih sering mendengar vitamin E dan vitamin C yang memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Sementara vitamin A dan vitamin B seperti tidak terlalu dikenal manfaatnya untuk kulit.

Nah, ternyata dua vitamin tersebut juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Vitamin B ini memiliki banyak jenis yang biasanya kemudian disebut sebagai vitamin B kompleks dan biasa ditambahkan ke dalam berbagai jenis suplemen.
[clink url=”https://beautykosme.com/2600/”]

Berikut akan dibahas manfaat dari vitamin B untuk kulit berjerawat. Langsung cuss ke artikelnya ya!

Manfaat Vitamin B Untuk Kulit Berjerawat

1. Vitamin B2


Vitamin B2 atau Riboflavin merupakan vitamin yang membantu metabolisme tubuh serta berperan untuk memecah makanan dan menyediakan nutrisi untuk kulit, rambut, serta kuku.

Dalam kasus kulit yang berjerawat, vitamin B2 bisa membantu menjaga kesehatan kulit agar tetap halus dan juga mencegah terjadinya peradangan akibat bakteri penyebab jerawat.

2. Vitamin B3


Sedangkan, vitamin B3 atau niacin mampu meningkatkan kondisi tekstur kulit dan menjadikannya lebih lembut dan halus. Selain itu, vitamin B3 juga dimanfaatkan untuk membantu mengatasi kulit kering dengan menjaga kelembaban pada kulit lebih lama.

Vitamin ini juga menghambat transfer pigmen ke sel-sel kulit sehingga dapat mencegah sekaligus mengurangi flek hitam di wajah.

Dalam kasus kulit yang berjerawat, vitamin B3 bisa membantu mencegah munculnya Post Inflamantory Scars atau bekas jerawat yang muncul setelah jerawat yang meradang kemudian mengering dan sembuh.

3. Vitamin B5


Vitamin B5 atau pantothenic acid ternyata memiliki banyak manfaat kulit. Manfaatnya mulai dari membantu kulit memproduksi kolagen yang dapat memperlambat proses penuaan, mengurangi iritasi maupun inflamasi.

Dalam kasus kulit yang berjerawat, vitamin B5 bisa membantu untuk mengurangi inflamasi dan juga mengontrol produksi minyak.Kandungan vitamin ini sering kita temukan di dalam skincare yang memiliki klaim untuk menghidrasi kulit.

4. Vitamin B9


Nama vitamin B9 atau asam folat mungkin terdengar cukup familiar. Pasalnya, asam folat cukup populer sebagai salah satu kandungan yang esensial untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena manfaatnya untuk kesehatan.

Asam folat juga memiliki beberapa manfaat untuk rambut, seperti mencegah uban, membuat rambut lebih tebal, berkilau, serta mencegah dan mengurangi kerontokan.

Pada dasarnya, vitamin B9 membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Pada kasus kulit berjerawat, vitamin B9 dapat membantu pemulihan kulit.

Vitamin ini dapat mempercepat proses pengeringan dan penyembuhan jerawat sekaligus memperbaiki jaringan kulit yang rusak akibat munculnya jerawat.

5. Vitamin B12


Vitamin B12 kerap direkomendasikan sebagai suplemen untuk wanita. Hal ini disebabkan karena vitamin B12 diklaimmampu mengatur pigmen pada kulit dan mencegah hiperpigmentasi.

Konsumsi vitamin B12 secara rutin disebut bisa menghasilkan warna kulit yang lebih merata dan tidak kusam.

Dalam kasus kulit berjerawat, konsumsi vitamin B12 harus diperhatikan karena jika terlalu banyak bisa malah menimbulkan jerawat baru.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa vitamin B12 merubah ekspresi genetis dari bakteri P. Acnes alias bakteri penyebab jerawat.

Bakteri memberikan respons kepada vitamin dengan memproduksi senyawa yang disebut porfirin. Senyawa tersebut diketahui menyebabkan terjadinya suatu peradangan yang pada riset lainnya dihubungkan dengan kemunculan jerawat.

Vitamin B12 justru akan membuat bakteri di kulit kita memperlambat produksi vitamin tersebut yang berakibat pada ketidakseimbangan sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat.

Kesimpulannya?


Vitamin B merupakan vitamin yang memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Meskipun begitu, bagi yang memiliki kulit berjerawat sangat penting untuk memerhatikan jumlah konsumsi vitamin B12 agar tidak memperparah kondisi jerawat.

Bukan berarti harus stop mengonsumsi vitamin B ya. Bagaimanapun, tubuh kita tetap sangat memerlukan vitamin ini. Jadi kalian harus mengetahui dosis anjuran yang dibutuhkan per hari dan cukup penuhi itu. Jangan sampai berlebihan ya! 😀